Komitmen Bobby Nasution Jadikan Kota Medan Bersih, Penanganan Kebersihan di Tingkat Wilayah Berjalan Maksimal

Medan ||  Penanganan kebersihan menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution yang harus dituntaskan. Selain memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, Bobby Nasution memprioritaskan penanganan kebersihan karena ingin membawa Kota Medan keluar dari predikat Kota Terjorok hasil penilaian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Januari 2019.
Berbagai upaya telah dilakukan Bobby Nasution dalam menangani kebersihan, diantaranya mencanangkan program kawasan bersih melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Medan No. 658.5/31.K/VIII/2021 tentang Lokasi Percontohan Kawasan Bebas Sampah di Kota Medan Tahun 2021. Berdasarkan SK tersebut terdapat enam titik yang menjadi kawasan percontohan kawasan bebas sampah.Program kawasan bersih merupakan perwujudan dan komitmen Bobby Nasution untuk menjadikan Kota Medan bersih dan bebas sampah. Tujuannya adalah untuk menangani permasalahan sampah agar terwujud Medan Bersih sehingga masyarakat kota Medan dapat merasa nyaman. Selain itu penanganan kebersihan juga dilakukan dari hilir hingga hulu.

Bobby Nasution memiliki tujuan lainnya yakni bermaksud agar program kawasan bersih ini dapat menjadi trigger bagi kecamatan lain untuk lebih peduli pada kebersihan lingkungan atau kawasannya masing-masing. Seperti rutin menggelar gotong royong dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta menjaga kebersihan.

Sebelum mencanangkan program kawasan bersih, Bobby Nasution telah melimpahkan sebagian pengelolaan persampahan yang sebelumnya ditangani Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan kepada Camat dengan diterbitkannya Peraturan Wali Kota Medan No.18/2021. Langkah ini dilakukan karena Camat dinilai lebih mengetahui kondisi wilayahnya sehingga penanganan sampah yang dilakukan bisa lebih efektif dan maksimal.

Komitmen Bobby Nasution dalam penanganan kebersihan ditindaklanjuti oleh jajaran Kecamatan, diantaranya Kecamatan Medan Deli. Sejak dilimpahkan pengelolaan persampahan dan ditetapkan sebagai kawasan bersih dan bebas sampah Kecamatan Medan Deli bergerak cepat mengatasi permasalahan kebersihan diwilayahnya. Salah satu program andalannya adalah Gotong Royong Massal (Gomas).

“Sebagai upaya untuk mewujudkan program Prioritas pak Wali Kota khususnya di bidang kebersihan, kita memiliki program Gomas. Artinya dengan program ini kita mau Medan Deli bebas dari sampah. Dan Gomas ini terus rutin dilakukan, guna kebersihan di setiap lingkungan Kecamatan Medan Deli tetap terjaga,” Jelas Ferry Suhery baru – baru ini.

Menurut Ferry, sampai saat ini seluruh jajaran Kecamatan dan Kelurahan di Medan Deli ini tetap solid dan tetap peduli untuk saling memperhatikan kebersihan. Gunanya, apa yang kita semua harapkan bisa tercapai, yakni seluruh warga masyarakat di Kecamatan Medan Deli merasa nyaman dan aman. “Gomas kita lakukan setiap akhir pekan dengan melibatkan masyarakat dan unsur stakeholder kecamatan. Alhamdulillah dengan kegiatan Gomas ini sudah tampak perubahan yang dulunya ada terdapat wilayah yang jorok dan banyak sampah, kini sudah bersih dan asri,” sebutnya.

Langkah dan upaya dalam penanganan kebersihan juga dilakukan Kecamatan Medan Belawan, dimana salah satu kecamatan di Medan Utara tersebut menerapkan penanganan sampah dengan menghadirkan bank sampah yang berbasis digital. Menurut Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap, keberadaan Bank sampah digital atau yang lebih dikenal dengan Abank Sambel (Aplikasi Bank Sampah Medan Belawan) ini selain mengakomodir sampah juga dapat mengedukasi masyarakat bahwa sampah juga bisa menjadi uang.

“Penanganan kebersihan di wilayah Kecamatan Medan Belawan sejak adanya bank sampah digital terdapat ada perubahan. Kita terus berupaya agar permasalahan sampah dapat segera teratasi guna mewujudkan program Pak Wali Kota,” jelasnya.

Upaya lainnya juga dilakukan Kecamatan untuk mengatasi permasalahan kebersihan, seperti di Kecamatan Medan Johor dengan mengoptimalkan mobilitas becak sampah. Selain instruksi langsung Bobby Nasution, pengoptimalan becak sampah ini juga merupakan salah satu upaya penanganan kebersihan yang dilakukan untuk mengangkut sampah yang tidak terjangkau oleh armada truk.

Dijelaskan Camat Medan Johor, Chandra Dalimunthe, becak sampah yang ada kita tugaskan untuk  mengangkut sampah mulai dari jalan arteri komplek perumahan dan gang – gang kecil yang sulit terjangkau oleh mobil truk sampah. Artinya pengoptimalan becak sampah kita lakukan untuk penanganan kebersihan.

“Mobilitasnya becak sampah ini mulai beroperasi setiap harinya pukul 06:00 Wib sampai pukul 14:00 Wib menyisir setiap sudut wilayah di enam kelurahan yang ada di Kecamatan Medan Johor. artinya seluruh armada becak sampah yang ada kita optimalkan untuk mengangkut sampah rumah tangga masyarakat yang berada di komplek perumahan dan jalanan maupun gang – gang yang sulit terjangkau oleh truk sampah,” ujar Candra sembari menjelaskan hal ini sebagai upaya mewujudkan Kota Medan yang bersih sesuai Program Prioritas bapak Wali Kota Medan.-(Sr)

Komentar