Bahas DKM, Pelaku Seni dan Budaya Diskusi Bersama Bobby

Berbagai harapan disampaikan mereka. Selain berharap adanya tempat representatif bagi pelaku seni dan budayawan, mereka juga berharap kepada Bobby agar dapat membentuk Dewan Kesenian Medan (DKM).Di awal diskusi, Bobby menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu saat beraudiensi para seniman dan budayawan mengeluhkan Taman Budaya yang tidak lagi bisa dipakai untuk aktifitas seni dan budaya. Artinya tempat atau ruangan yang dulunya dijadikan sebagai tempat latihan sudah tidak dapat digunakan lagi, karena dipakai sebagian oleh Perangkat Daerah.

Menurut Bobby, sejumlah kegiatan yang telah dilakukan Pemko Medan terkhusus di bidang seni dan budaya secara masif kalau dilihat merupakan hilirnya, tetapi di mata para seniman dan budayawan hulunya belum terperhatikan dengan baik.

Diakui Bobby, taman budaya ini secara administrasi baru diterima Pemko Medan pada 2021. Sejak saat itu Bobby terus mencari investor untuk membangun kembali taman budaya.

“Kita menginginkan pembangunan kembali Taman budaya Medan ini tidak menggunakan dana APBD, namun dana dari investor seperti Taman Gajah Mada dan yang akan dibangun adalah Taman Cadika,” kata Bobby.

Dijelaskan Bobby, Taman Budaya merupakan tempat untuk menciptakan dan melahirkan seniman dan budayawan Kota Medan. Oleh sebab itu Bobby mempersilakan para seniman dan budayawan untuk menggunakan ruangan yang ada untuk latihan dan berkarya.- (Ucok)

Komentar