Bobby Nasution: Masjid Harus Jadi Tempat Pertama Kenalkan & Hidupkan Ekonomi Syariah

Medan – Suara riuh dan tingginya antusiasme masyarakat mewarnai kedatangan Wali Kota Medan Bobby Nasution di Masjid Al Munawwarah di Jalan Tanggung Bongkar X, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kamis (13/4) sore. Tak lain, hadirnya orang nomor satu di Pemko Medan itu dalam rangka melaksanakan Safari Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution menyerahkan bantuan dari Pemko Medan sebesar Rp. 50 juta untuk pembangunan masjid. Kemudian, buku beserta rak-nya, satu set tenis meja, akte pendirian koperasi serta gerobak dagang. Selain itu, menyerahkan paket sembako senilai Rp. 10 juta, paket ramadhan, santunan kepada anak yatim piatu dan kartu keluarga serta kartu Identitas anak( KIA).

Suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu itu mengatakan jika pembangunan masjid diharapkan tidak hanya sekadar bangunan fisik semata, tapi juga non fisik. Artinya, masjid harus bisa menjadi pusat segala kegiatan sebagaimana yang dilakukan di zaman Rasulullah SAW.

“Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan kami menghadirkan program Masjid Mandiri. Di era yang modern ini, mari kita bangkitkan dan hidupkan kembali fungsi-fungsi masjid seperti di zaman Rasulullah. Bukan hanya sekedar tempat beribadah, tapi juga tempat bermusyawarah dan lainnya, ” kata Bobby Nasution.

Di samping itu, imbuh Bobby, masjid juga harus jadi tempat pertama untuk memperkenalkan dan menghidupkan ekonomi syariah. Kemudian, kehadiran masjid bisa membantu masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan hari-hari warga, terutama bagi yang tidak mampu.

“Kalau lah masjid kita ini sudah bagus, gunakan pula sebagai tempat untuk membantu sesama. Artinya, jangan sampai ada jemaah atau masyarakat terdekat yang tidak bisa makan. Maka itu juga salah satu fungsi program masjid mandiri, yakni membantu masyarakat, ” terangnya di hadapan unsur Forkopimda serta sejumlah perangkat daerah yang turut mendampingi .

Terakhir, Bobby Nasution berpesan agar semangat membangun masjid bukan hanya datang dari luar, melainkan harus dimulai dari dalam. “Semua harus punya semangat yang sama untuk membangun Masjid Al Munawwarah ini. Insya Allah jadi amal, ” pungkasnya.

(Mir)

Komentar