Buka Lokasabha ke IV PHDI Kota Medan, Bobby Nasution Berharap Lahir Program untuk Kemajuan Umat Hindu

MEDAN –  Mampu membuat program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang benar-benar bisa menyentuh hati dan menggerakkan potensi seluruh umat Hindu yang ada di Kota Medan menjadi harapan Walikota Medan Bobby Nasution pada kegiatan Lokasabha ke – IV Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan.

Harapan ini disampaikan Bobby Nasution secara tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintah dan Sosial Muhammad Sofyan ketika membuka
Lokasabha ke – IV Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan di hotel Lee Polonia, Senin (6/11).

“Program tersebut harus mampu memberikan manfaat bagi kemajuan umat Hindu di Kota Medan sehingga kegiatan Lokasabha ini secara khusus menjadi begitu signifikan artinya untuk kemajuan PHDI Kota Medan,” kata Muhammad Sofyan.

Dijelaskannya, Pemko Medan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Lokasabha ke-4 Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan masa bakti 2023-2028.Melalui kegiatan Lokasabha IV PHDI Kota Medan masa bakti 2023-2028 ini, Pemko Medan juga berharap agar agenda forum ini dapat berjalan sesuai dengan landasannya yaitu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Parisada.

“Lokasabha sebagai media evaluasi, penilaian kinerja, dan penyusunan program kerja lima tahun ke depan. Hal ini penting dilaksanakan untuk bisa menggali pokok-pokok pikiran yang cerdas dan cemerlang,” Jelas Sofyan.

Dihadapan yang hadir diantaranya Ketua PHDI Sumut, Surya, Ketua FKUB Yasir Tanjung ,Ketua PJS PHDI Kota Medan, Panindita M. Manogren, Penyelenggara Hindu Kota Medan Sri Widati, Aspemsos menyampaikan kader muda Hindu yang dianggap layak untuk maju memimpin, mengayomi dan menjadi agen perubahan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, harus mulai dimunculkan satu persatu.

“Hal ini penting untuk proses regenerasi PHDI agar selalu muncul kader yang brilian, profesional dan berintegritas untuk menjamin kelangsungan masa depan PHDI di masa-masa mendatang,” jelas Sofyan.

Selanjutnya Sofyan meminta kepada masyarakat kota Medan khususnya umat Hindu yang tergabung dalam PHDI maupun yang belum bergabung di PHDI agar tetap memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan kota kita ini. Jangan sampai ada pengaduan masyarakat bahwa ada kasus diskriminasi hanya karena jumlah umat Hindu Kota Medan yang hanya sedikit.

“Kebebasan beragama dan menjalankan perintah agama adalah sebuah hak yang dijamin oleh Undang-Undang di Indonesia sehingga sudah tidak pantas apabila masih saja ada yang melarang pelaksanaan ibadah sesuai ajaran agamanya masing-masing”, sebut Sofyan.

Sementara itu Ketua PHDI Sumut, Surya, mengajak seluruh umat hidup bersatu untuk Hindu yang lebih baik. Hari ini kita mencari pemimpin umat dan kami melaksanakan sesuai dengan AD/ART. Parisada Sumut memiliki hak prerogatif. “Saya berharap siapapun nanti yang menjadi ketua PHDI Kota Medan, harus seperti pohon kelapa dari atas turun kebawah. Sebab kedepannya kita memiliki tantangan yang lebih besar untuk menjadi umat Hindu lebih maju,” jelasnya.- (Ucok).

Komentar