Tertibkan Warung Nasi Goreng Dijalan Pemuda, Petugas Diprovokasi Oleh Oknum Tidak Dikenal

Medan (klikmedan.id)                Tanpa kenal lelah petugas gabungan dari Pemko Medan dibantu TNI dan Polri melakukan penertiban terhadap tempat-tempat usaha yang melanggar PPKM Mikro. Upaya ini terus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota Medan.

Malam tadi,Sabtu (10/7) petugas kembali melakukan penertiban disejumlah rumah makan salah satunya warung nasi goreng di jalan pemuda. Petugas dengan humanis mengingatkan pengelolah untuk menutup usahanya karena telah melewati batas waktu yang telah ditentukan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan no 440/5856 yang mengatur tentang perpanjangan PPKM Mikro di kota Medan dimana salah satu point nya menyebutkan untuk rumah makan ataupun cafe jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 17.00 wib, sedangkan untuk layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap di izinkan sampai dengan pukul 20.00 wib.

Pada saat petugas melakukan penertiban, sempat ada oknum yang tidak dikenal melakukan provokasi terhadap petugas dengan berteriak-teriak dan menantang petugas. Untungnya para petugas tidak terpancing emosinya dan tetap meminta kepada pendagang segera menutup usahanya karena pada saat itu waktu sudah menunjukkan hampir pukul 22.00 wib.

Usai dari jalan pemuda, petugas juga menertibkan sejumlah pedagang makanan yang berada di jalan H. Zainal Arifin karena pada saat itu terlihat masih ramai pengunjung yang sedang makan ditempat.  Oleh petugas juga dilakukan hal yang sama dengan meminta pedagang untuk menutup daganganyan. Hal yang sama juga dilakukan terhadap warung Mie Aceh Selera Baru dijalan Dr. Mansyur dan Warung Mie Aceh Simpang Kenanga jalan Setia Budi.

Seperti biasa sebelum melakukan patroli, para petugas terlebih dahulu melakukan apel bersama di depan Kantor Wali Kota Medan untuk mendapatkan pengarahan dari pimpinan, kali ini apel dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum  Renward Parapat ATD MT. Dalam arahannya Renward meminta para petugas untuk melakukan penertiban dengan humanis jangan sampai menyakiti hati masyarakat.

“Apa yang kita lakukan malam ini untuk keselamatan masyarakat, jadi lakukanlah dengan humanis tanpa menyakiti hati masyarakat.” pesannya sembari mengingatkan para petugas untuk tetap menjaga kesehatan diri karena tugas-tugas kedepannya akan semakin berat.(Sr)

Komentar