Ramadhan Fair XVIII Resmi Ditutup Wali Kota Medan, Pelaku UMKM Kuliner Raup Omzet Hingga 2 Milyar

MEDAN –  Setelah berlangsung dari tanggal 16 Maret s/d 4 April 2024, Ramadhan Fair XVIII secara resmi ditutup oleh Walikota Medan, Bobby Nasution di Taman Sri Deli, Kecamatan Medan Kota, Kamis (4/4).

Event tahunan yang diselenggarakan oleh Pemko Medan setiap bulan suci Ramadan ini memberikan keberkahan tersendiri bagi para pelaku umkm kuliner yang berjualan. Tercatat, dari dua lokasi Ramadhan Fair yakni di Taman Sri Deli dan Lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, pelaku UMKM kuliner mampu meraup omzet hingga 2 Milyar lebih.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar mengatakan selama berlangsungnya Ramadhan Fair XVIII di dua lokasi, pelaku UMKM Kuliner mampu meraup omzet total mencapai Rp.2.828.256.700. Dengan rincian untuk di Taman Sri Deli omzet pelaku UMKM Kuliner mencapai Rp.2.747.062.700, sedangkan di Lapangan Rengas Pulau mencapai Rp.81.194.000.

Masih dikatakan Benny Sinomba Siregar lagi, untuk pelaku UMKM Kriya sendiri, total omzet yang berhasil diraup selama berlangsungnya Ramadhan Fair XVIII di dua lokasi berbeda mencapai Rp.107.966.000, dengan rincian untuk di Taman Sri Deli omzet yang diproleh mencapai Rp.66.609.000, sedangkan di lapangan Rengas Pulau mencapai Rp.41.357.000.

“Tetap lebih banyak omzet yang diraup oleh pelaku UMKM Kuliner karena standnya juga lebih banyak dan masyarakat cendrung berbelanja makanan daripada baju ataupun barang lainya,” jelasnya.

Sementara itu Walikota Medan, Bobby Nasution dalam sambutanya di penutupan Ramadhan Fair XVIII menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam mensukseskan event Ramadhan Fair XVIII tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak baik itu pelaku usaha, panitia, terkhusus masyarakat Kota Medan yang telah hadir dan ikut meramaikan Ramadhan Fair tahun ini,” katanya.

Dikatakan Bobby Nasution, Ramadhan Fair setiap tahunnya menjadi salah satu event yang dinantikan masyarakat Kota Medan. Event ini bukan hanya sekedar panggung perayaan dan hiburan, akan tetapi juga sebagai wahana dalam mempertujukkan unsur kearifan lokal guna memperkuat tali silaturahmi dan nilai-nilai kebersamaan dalam lingkup masyarakat Kota Medan dari berbagai latar belakang.

“Sebagai contohnya kemarin kita telah melaksanakan pemilihan Presiden dan legislatif. Meskipun berbeda pilihan, namun di bulan yang penuh berkah ini kita dipersatukan kembali dan tidak saling berjauhan,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, atas nama pribadi Bobby Nasution beserta keluarga dan Pemerintah Kota mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah bagi seluruh masyarakat Kota Medan yang merayakan.

“Mari kita jadikan momen Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah ini untuk meningkatkan semangat berbagi ke depannya. Mudah-mudahan puasa yang kita jalani selama sebulan penuh ini dapat membawa kebaikan bagi kita,” harap Bobby Nasution.

Dalam penutupan Ramadhan Fair XVIII tampak hadir Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, Ketua TP PKK Kota Medan, Ny Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution, unsur Forkopimda Kota Medan, Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, pimpinan Perangkat Daerah beserta Camat sekota Medan dan juga alim ulama. (Ucok).

Komentar